Politik
Paska Gagal Sidang, Perda Pertanggungjawaban APBD 2020 Sumenep Ditetapkan

Memontum Sumenep – Sidang paripurna DPRD Sumenep sempat menyita perhatian publik. Itu setelah jadwal rapat paripurna pada 23 Juni 2020 gagal digelar. Isu yang bergulir jika gagalnya sidang paripurna sebelumnya itu lantaran ada polemik soal ketimpangan pembagian jatah Pokir (Pokok-Pokok Pikiran Rakyat).
Menyikapi isu itu, Ketua DPRD Sumenep, Abdul Hamid Ali Munir, mengatakan jika gagal rapat paripurna tidak terkait soal Pokir. Sebab kalau ribut masalah pokir, itu sudah lewat karena itu usulan diawal pembahasan. Lebih tepatnya karena sidang paripurna tidak quorum saja.
Baca Juga:
“Makanya Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sumenep lantas menjadwalkan ulang terkait rapat paripurna pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2020 itu pada Senin (28/06). Keputusan Bamus menetapkan sidang paripurna akan digelar pada Selasa (29/06),” terang Ketua DPRD Sumenep itu.
Hamid menegaskan Raperda itu sudah ditetapkan jadi Peraturan Daerah (Perda). Lantaran sidang paripurna sudah quorum yakni melebihi dari 3/4 dari seluruh anggota dewan yang hadir. Sidang kali ini tak ada kendala berarti lantaran semua sudah fix.
“Sekitar 36 anggota hadir mengikuti sidang paripurna dari total 50 anggota dewan dan itu tanpa ada ribut atau interupsi dan semacamnya. Hanya dibacakan saja,” tegas pentolan politisi PKB ini.
Politisi senior yang sudah 4 periode jadi anggota DPRD Sumenep tegas mengatakan bahwa rapat itu membahas soal penggunaan APBD 2020. Termasuk sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD), berapa pendapatan dan belanja daerah, dan lain sebagainya. Sekedar diketahui, bahwa sebelum digelar rapat Bamus untuk menentukan jadwal rapat Paripurna DPRD Sumenep, sebelumnya digelar rapat pimpinan Fraksi di Gedung DPRD Sumenep. (edo/ed2)

SEKITAR KITA3 tahunSumenep Bermunajat, Bupati Fauzi Minta Doa Seluruh Masyarakat untuk Kemajuan Pembangunan
Kabar Desa5 tahunHeboh.. Sudah Meninggal, Cakades Rubaru Sumenep Menang Pilkades Serentak
Hukum & Kriminal5 tahunDensus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sumenep
SEKITAR KITA5 tahunGeger, Pencairan Dana BOP Ponpes An Nuqoyah. Ada apa?
Pendidikan3 tahunSyiarkan Islam, IAAM Perkuat Silaturahmi dengan Halal Bihalal dan Pengajian Akbar
Hukum & Kriminal3 tahunOknum Anggota Polres Sumenep dan Dua Oknum Wartawan Dibekuk karena Diduga Terseret Narkoba
SEKITAR KITA5 tahunDiduga Berubah menjadi Tempat Karaoke, Pemkab Sumenep Tutup Caffe Apoeng Kheta
Kabar Desa3 tahunPerangkat Pemdes Penanggungan Sumenep Diduga Rangkap Jadi Guru












