SEKITAR KITA
Dinas Perumahan Rakyat Sumenep Raih Desain Terbaik Rumah Layak Huni Program BSPS Pemprov Jatim

Memontum Sumenep – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKP dan CK) Kabupaten Sumenep, meraih penghargaan desain terbaik Rumah Layak Huni (RLH). Penghargaan itu diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur 2021, melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Kepala DPRKP dan CK Sumenep, Moh Jakfar melalui Kabid Perumahan Rakyat dan Permukiman DPRKP dan CK, Beny Irawan, mengatakan bahwa BSPS diselenggarakan melalui peningkatan kualitas rumah swadaya dan pembangunan sarana, prasarana serta utilitas umum untuk mewujudkan rumah layak huni. “Dari sekian unit rumah yang telah dibangun melalui BSPS, terdapat rumah yang dapat penghargaan sebagai desain terbaik satu dalam program BSPS Provinsi Jawa Timur di tahun 2021. Itu lantaran, karena dapat mewujudkan rumah yang layak huni,” terang Beny, Minggu (19/12/2021).
Ditambahkan Beny, pada prinsipnya BSPS berupaya mendorong prakarsa dan upaya masyarakat agar memiliki kemampuan dalam merencanakan, melaksanakan dan mengawasi sendiri pembangunan rumah. BSPS berharap, melalui ini juga dapat menumbuhkan inisiatif keswadayaan penerima bantuan, keluarga, kerabat dan atau tetangga.
Baca juga :
- Nelayan di Perairan Gapurana Talango Sumenep Ditemukan Tim SAR Gabungan Meninggal
- Puluhan Pelukis Nusantara Meriahkan Festival Seni Lukis Madura
- Pemkab Sumenep Kemas Pameran Pembangunan Dalam Madura Night Vaganza
- Gunakan Energi Bersih REC, Pemkab Sumenep Nota Kesepahaman dengan PLN
- Cari 15 Orang ABK Kapal Putra Sumber Mas, Basarnas Kerahkan Dua Kapal di Perairan Sumenep
“Bentuk keswadayaan masyarakat dapat berupa tambahan dana keluarga, tenaga kerja maupun dukungan lainnya,” terangnya.
Dikatakan Beny, di Kabupaten Sumenep, pelaksanaan program BSPS di lokasi-lokasi prioritas. Untuk jumlah penerima bantuan di tahun 2021, sebanyak 343 penerima. Selain itu, dalam upaya penanganan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sumenep, telah dilakukan kolaborasi intervensi melalui BSPS kepada 290 penerima bantuan.
Sementara itu, bantuan masing-masing unit sebesar Rp 20 juta, berupa uang yang disalurkan ke rekening penerima bantuan untuk pembelian bahan bangunan dan membayar upah kerja. (dan/edo/sit)

SEKITAR KITA3 tahunSumenep Bermunajat, Bupati Fauzi Minta Doa Seluruh Masyarakat untuk Kemajuan Pembangunan
Kabar Desa5 tahunHeboh.. Sudah Meninggal, Cakades Rubaru Sumenep Menang Pilkades Serentak
Hukum & Kriminal5 tahunDensus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sumenep
SEKITAR KITA5 tahunGeger, Pencairan Dana BOP Ponpes An Nuqoyah. Ada apa?
Pendidikan3 tahunSyiarkan Islam, IAAM Perkuat Silaturahmi dengan Halal Bihalal dan Pengajian Akbar
Hukum & Kriminal3 tahunOknum Anggota Polres Sumenep dan Dua Oknum Wartawan Dibekuk karena Diduga Terseret Narkoba
SEKITAR KITA5 tahunDiduga Berubah menjadi Tempat Karaoke, Pemkab Sumenep Tutup Caffe Apoeng Kheta
Kabar Desa3 tahunPerangkat Pemdes Penanggungan Sumenep Diduga Rangkap Jadi Guru












