Politik
Pokir DPRD Sumenep Dinilai Cacat Hukum, Majelis Pemuda Revolusi Gelar Aksi

Memontum Sumenep – Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Majelis Pemuda Revolusi (MPR) Madura Raya, menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Sumenep, Kamis (04/11/2021).
Koordinator Lapangan, Noval, mengatakan bahwa pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Sumenep cacat dari segi aturan. Menurutnya, Pokir hanya menjadi lahan basah anggota dewan untuk mengambil porsi jatahnya sendiri. “Kami nilai telah melanggar regulasi yang terdapat pada PP Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota,” ujar Noval.
Baca juga:
- Nelayan di Perairan Gapurana Talango Sumenep Ditemukan Tim SAR Gabungan Meninggal
- Puluhan Pelukis Nusantara Meriahkan Festival Seni Lukis Madura
- Pemkab Sumenep Kemas Pameran Pembangunan Dalam Madura Night Vaganza
Noval heran, harusnya anggota dewan tidak mengurusi urusan eksekutif. Melainkan melakukan fungsi pengawasan pada eksekutif. “Kenapa ada legislatif langsung mencantumkan CV? bukankah CV urusan dinas terkait? harusnya dewan itu hanya mengawasi, bukan melakukan tugas eksekutif,” sambungnya.
Seperti diketahui, mahasiswa yang tergabung dalam MPR Madura Raya sudah dua kali melakukan aksi menyoal Pokir DPRD Sumenep. Sayangnya, massa aksi belum ditemui ketua DPRD Sumenep. Sementara secara terpisah, saat awak media mencoba menghubungi KH. Hamid Ali Munir, Ketua DPRD Sumenep untuk dimintai tanggapan terhadap aksi demonstrasi ini, belum mendapat respon. (dan/gie)

SEKITAR KITA3 tahunSumenep Bermunajat, Bupati Fauzi Minta Doa Seluruh Masyarakat untuk Kemajuan Pembangunan
Kabar Desa5 tahunHeboh.. Sudah Meninggal, Cakades Rubaru Sumenep Menang Pilkades Serentak
Hukum & Kriminal5 tahunDensus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sumenep
SEKITAR KITA5 tahunGeger, Pencairan Dana BOP Ponpes An Nuqoyah. Ada apa?
Pendidikan3 tahunSyiarkan Islam, IAAM Perkuat Silaturahmi dengan Halal Bihalal dan Pengajian Akbar
Hukum & Kriminal3 tahunOknum Anggota Polres Sumenep dan Dua Oknum Wartawan Dibekuk karena Diduga Terseret Narkoba
SEKITAR KITA5 tahunDiduga Berubah menjadi Tempat Karaoke, Pemkab Sumenep Tutup Caffe Apoeng Kheta
Kabar Desa3 tahunPerangkat Pemdes Penanggungan Sumenep Diduga Rangkap Jadi Guru












