Connect with us

Kabar Desa

Heboh.. Sudah Meninggal, Cakades Rubaru Sumenep Menang Pilkades Serentak

Diterbitkan

||

Heboh.. Sudah Meninggal, Cakades Rubaru Sumenep Menang Pilkades Serentak

Memontum Sumenep – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak tahun 2021 di Kabupaten Sumenep, dihebohkan dengan kemenangan calon Kades Nomor Urut 03 atas nama Rudiyanto. Ya, Cakades Rubaru, Kecamatan Rubaru, diketahui sudah meninggal sebelum pelaksanaan hari pencoblosan.

Faktanya, meski sudah meninggal pada Selasa (20/07/2021) lalu, namun dalam pelaksanaan Pilkades serentak, almarhum berhasil menang telak dalam Pilkades Rubaru. Cakades tersebut, juga diketahui merupakan incumbent Desa Rubaru.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Moh Ramli, mengatakan bahwa selama proses pelaksanaan Pilkades, jika masih ada sisa calon (tidak meninggal, red), maka pemungutan suara tetap bisa dilanjutkan. “Artinya, jika perolehan suara terbanyak didapat calon yang masih hidup, maka sah dan bisa dilanjutkan,” kata Ramli, Minggu (28/11/2021) tadi.

Baca juga

Begitu juga sebaliknya, ujar Ramli, hasil pemungutan suara itu tidak dapat disahkan dan tidak bisa dilantik, ketika yang menang adalah Cakades yang sudah meninggal dunia. Sehingga, Pilkades di wilayah tersebut dapat dikatakan gagal dan perlu dilakukan pemungutan suara ulang pada Pilkades tahun berikutnya.

Sehingga, tambahnya, secara otomatis Bupati Sumenep akan menunjuk Pj sebagai pengganti sampai pelaksanaan Pilkades tahun depan. “Kebijakan tersebut berdasarkan Undang-undang nomor 6 PP 43 Perbup 54 tahun 2019 dan Perbup 15 Tahun 2021 tentang Pemilihan Pilkades serentak di Kabupaten Sumenep,” kata mantan Kadinsos Sumenep ini.

Sementara itu, salah seorang kerabat terdekat Cakades Nomor Urut 03, Massuri, mengatakan jika pihaknya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Rubaru, yang telah berjuang mensukseskan almarhum sebagai calon kades. Sehingga, mampu meraup suara terbanyak pada kontestasi Pilkades serentak tahun 2021 ini.

“Alhamdulillah, masyarakat tetap kokoh dalam kerangka kebersamaan berada di barisan almarhum Rudiyanto. Hal itu, terbangun sejak almarhum masih ada. Ini dapat kita saksikan dengan perolehan suaranya yang cukup besar dalam Pilkades,” kata Massuri.

Kemenangan Almarhum yang merupakan calon incumbent, tambahnya, menjadi bukti nyata jika beliau adalah orang yang baik. Jasa-jasanya selama menjabat sebagai kepala desa selama 1 periode sebelumnya, tidak dilupakan oleh masyarakat. “Kebaikan beliau dan tim yang solid adalah menjadi kunci kemenangan almarhum Rudiyanto,” terangnya. (dan/edo/sit)

Kabar Desa

Kades Juluk Sumenep Ancang-ancang Bangun Wirausaha Muda melalui Kekuatan BUMDes

Diterbitkan

||

oleh

Kades Juluk Sumenep Ancang-ancang Bangun Wirausaha Muda melalui Kekuatan BUMDes

Memontum Sumenep – Kemampuan memimpin Taufik Rahman sebagai kepala desa (Kades), tidak perlu diragukan lagi. Buktinya, pada perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Juluk, Kecamatan Saronggi, untuk kali ke dua kembali terpilih setelah dilantik sebagai Kades Juluk oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, beberapa waktu lalu.

Atas dasar pengalaman memimpin sebelumnya, Taufik pun berancang-ancang membangun wirausaha muda melalui kekuatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Juluk “Saya tahu bahwa Desa Juluk, sudah maju. Tapi, saya tidak akan puas untuk terus membangun Desa Juluk,” terang Taufik.

Kades Juluk dua periode ini mengatakan, ke depan BUMDes itu harus dioptimalkan. Dengan mengasah kreativitas anak muda melalui wirausaha muda. “Itu dalam rangka menekan jumlah pengangguran dan membuka lapangan pekerjaan baru,” terang Taufik.

Baca juga :

Lantas, Taufik juga mengaku bangga terhadap masyarakat Juluk. Sebab, masyarakatnya yang kompak, selalu rukun dan kuat dalam hubungan kekerabatan serta menjalin persaudaran antar warga.

“Makanya saya gelar pengajian hari ini agar masyarakat bisa rukun lagi. Pilkades sudah selesai dan waktunya bersatu kembali untuk bersama-sama membangun Desa Juluk agar lebih maju lagi. Tidak ada lagi kubu-kubuan,” terangnya.

Keyakinan itu, didasari oleh pembangunan yg sudah maju didesanya. Seperti infrastruktur jalan aspal masuk ke kampung-kampung. Itu bukti pemerataan pembangunan.

“Ke depan, targetnya mewujudkan pemerataan santunan kematian, serta pemerataan bantuan baik dari pemerintah pusat maupun daerah,” paparnya. (dan/edo/sit)

Lanjutkan Membaca

Kabar Desa

Kades Saronggi Sumenep Siap Prioritaskan Pengembangan Potensi Wisata Lokal

Diterbitkan

||

oleh

Kades Saronggi Sumenep Siap Prioritaskan Pengembangan Potensi Wisata Lokal

Memontum Sumenep – Pemerintah Desa Saronggi-Kabupaten Sumenep, punya nahkoda baru yang akan memimpin pemerintahan desa untuk lebih maju dan solid. Sosok tersebut, tidak lain Nintawi, yang kembali dipercaya masyarakat untuk memimpin Desa Saronggi.

Usai dilantik menjadi Kades Saronggi, oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, di Pendopo Keraton Agung Sumenep pada Kamis (16/12/2021), Nintawi pun mengaku siap tancap gas untuk melakukan perubahan demi kemajuan desanya. Kades Saronggi, Nintawi, berencana akan membangun desanya lebih maju dan lebih lagi. Salah satu prioritasnya, yakni pengembangan pontensi wisata lokal.

“Ke depan, sektor pariwisata lokal akan kita tingkatkan dan dikembangkan agar menjadi menarik. Sebab, Saronggi (desa, red) punya potensi dan kekayaan pariwisata seperti Wisata Unggulan Kermata. Ini akan dikelola secara profesional guna meningkatkan PAD Desa Saronggi,” terang Kades Saronggi.

Baca juga :

Untuk mewujudkan agenda visionernya itu, Nintawi akan mencoba membenahi sektor internal birokrasi pemerintahan desanya terlebih dahulu. Salah satunya, dengan kegiatan bersih-bersih desa.

“Kami akan jaga semangat, kekompakan dan kerja sama aparat desa untuk saling menyukseskan program-program ke depan. Hari ini, kita mulai dengan bersih-bersih kantor balai desa,” paparnya.

Menurutnya, balai desa menjadi tempat sentral, karena menjadi tempat berkumpul semua. Ketika balai desa bersih, aparat desa dan masyarakat bakal betah tinggal dan saat mengurus kebutuhan di balai desa.

“Ketika kebutuhan masyarakat terlayani, maka desa bisa maju dengan adanya kekompakan aparatur desanya. Desa maju, masyarakat bakal makmur,” terangnya. (dan/edo/sit)

Lanjutkan Membaca

Kabar Desa

Penambangan Galian C di Dusun Paregi Sumenep Tuai Keluhan Warga

Diterbitkan

||

oleh

Penambangan Galian C di Dusun Paregi Sumenep Tuai Keluhan Warga

Memontum Sumenep – Aktivitas penambangan galian C di Dusun Paregi, Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, menuai sorotan warga. Itu karena, dalam pelaksanaannya tidak mengantongi izin dari Kepala Desa (Kades) setempat. Bahkan, warga yang resah, mengaku ada dugaan penambangan itu ilegal.

Kepala Desa Gadu Barat, Sakdi, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kegiatan penambangan Galian C itu tidak ada izin pada desa. “Maaf, mas. Saya tidak bisa menjelaskan hal itu. Karena, saya tidak tahu. Intinya, tidak ada izin ke desa,” ujarnya singkat melalui via telefon.

Menurut keterangan warga setempat, yang tidak mau disebut namanya, mengatakan jika pihaknya dan warga mengeluhkan atas kegiatan penambangan Galian C itu. Pasalnya, debu yang dihasilkan kendaraan berat yang melintasi Jalan Desa Gadu Barat, menyebabkan debu dan jalanan menjadi kotor dan licin. Apalagi, karena saat ini masuk musim hujan.

Baca juga :

“Ini jelas sangat meresahkan masyarakat, juga sangat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat. Selain jalan yang rusak, jalanan menjadi licin,” kata seorang warga, Minggu (21/11/2021).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa lokasi penambangan itu, juga berdekatan dengan Makam Kramat, yang dianggap mistis oleh masyarakat setempat. “Di samping lokasi penambangan itu, ada makam kramat Gung Pandha’ (Bhuju’ gung pandha’). Kami selaku masyarakat Desa Gadu Barat, sangat resah dengan adanya kegiatan penambangan ini,” tambahnya.

Bahkan, terangnya, kegiatan tambang Galian C itu juga sempat diberhentikan oleh pihak polsek setempat. “Itu hanya berhenti dua hari saja. Sekarang, sudah melakukan kegiatan kembali,” terangnya. (dan/edo/sit)

Lanjutkan Membaca

Trending